Selasa, 30 Juli 2013

Membuat Fermentasi Jerami

Melihat tingginya serat kadar jerami dan rendahnya protein kasar (3-4%) maka sebagian pakan sapi, jerami perlu dilakukan fermentasi. Dari hasil proximate analysis dilaboratorium nutrisi ternak, fakultas peternakan unud, jerami yang difermentasikan dengan EM4 terjadi peningkatan protein kasar. Protein kasar jerami dri 3,50% naik menjadi 7,05355, serat kasarnya dari 35,0% turun menjadi 25,5949. Kesimpulannya, setelah difermentasi menjadi peningkatan protein kasar sebesar 4,05355% dan penurunan serat kasar sebesar 4,405075%.

Untuk membuat jerami fermentasi (untuk satu ton jerami) alat-alat yang dibutuhkan itu, cangkul bergigi ember/tong kafasitas 50liter, gayung, terpal plastic ukuran 6x5meter dan sprayer. Sedangkan bahan-bahannya dedak padi halus 20kg EM4 ternak 2liter molases(tetes tebu) 2liter dan air sumur

Cara membuat. Lakukan inokolum bakteri dengan cara mencampur EM4 2liter dotambah molase 5liter kedalam air sumur sejumlah 50liter. Lalu tutup dan dibiarkan saelama 24jam. Bila telah difermentasikan selama 24jam campuran tersebut siap digunakan ditandai dengan tumbuhnya jamur putih pada bagian permukaan atas air. Tebarkan jerami ditempat teduh dan kering setinggi 10cm sedikit demi dsedikit,taburkan dedak pada permukaan jerami.

Semprotkan larutan EM secara merata sehingga kadar air dalam jerami mencapai 30%. Bila tekah merata, tebarkan kembali jerami sesuai dengan poit 4 sehingga mencapai tinggi 1meter. Bila tinggi tumpukan mencapai satu meter, tutup rapat-rapat jerami dengn terpal. Lakukan pemantauan suhu fermentasi(suhu gundukan) maksimum 50c.

Bila suhu lebih dari 50c, maka terpal dibuka dan diamkan selama 30menit bila suhu terlalu panas maka tumpukan sebaiknya dibongkar. Dalam waktu 7-10 hari dari jerami telah mengalami proses fermentasi yang ditandai dengan jamur putih dipermukaan jerami. Bongkar dan diangin-anginkan bundukan jerami sebelum disimpan ditempat teduh dan kering. Berikan jerami yang telah diangin-anginkan pada ternak sapi sekitar 8-12kg/hari.

Pemberian jerami fermentasi bukanlah pakan utama melainkan pakan sampingan jumlahnya 45-50% dari total pemberian pakan seharian dilapangan, pakan jerami fermentasi dikombinasikan dengan rumput segar dan dedak gandum/padi,dihasilkan pertumbuhan berat hidup sapi rata-rata 0,4-0,45kg/ekor perhari.

MEMBUAT EM4 SENDIRI DENGAN MUDAH
BAHAN:
  1. Pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg
  2. Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg
  3. Nanas matang atau kulitnya 0,5 kg
  4. Kacang panjang segar 0,25 kg
  5. Kangkung air segar 0,25 kg
  6. Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg
  7. Gula pasir 1 kg
  8. Air tuak dari nira 0,5 liter
CARA PEMBUATAN:
  1. Pepaya, pisang, nanas, kacang panjang, kangkung dan batang pisang muda dihancurkan hingga ukuran menjadi agak halus. Buah harus yang sudah matang atau dapat juga digunakan kulit buah yang tidak dimakan.
  2. Setelah dihancurkan, campuran bahan tersebut dimasukkan dalam ember.
  3. Campurkan gula pasir dan tuak dalam ember tadi dan aduk hingga rata.
  4. Wadah ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari
  5. Setelah 7 hari larutan yang dihasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis.
  6. Larutan tersebut disaring dan dimasukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Larutan tersebut adalah EM4 yang siap digunakan dan dapat bertahan hingga 6 bulan.
  7. Ampas dari hasil penyaringan larutan bisa digunakan sebagai pupuk kompos.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar